Masjid Pathok Negoro
January 25, 2008 by cjoeniani
Pathok Negara atau disebut juga Pathok Negari merupakan Masjid Kagungan Dalem Sultan Ngayogyakarta Hadiningrat. Sebenarnya, Pathok Negara adalah nama salah satu jabatan dalam struktur pemerintahan di lingkungan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yaitu anggota penghulu pada peradilan Surambi. Para Pathok Negara diijinkan menenpati suatu desa perdikan dan dibangunkan sebuah masjid. Tentu saja sebagai pimpinannya adalah para Pathok Negara tersebut. Pada perkembangan selanjutnya, para penghulu Pathok Negara sekaligus sebagai pimpinan jamaah masjid di desa perdikan. Adapun fungsi Masjid Pathok Negara selain tempat peribadatan adalah sebagai tempat belajar (mengaji), majelis taklim, tempat pemerintahan, peradilan serambi, sekaligus tempat pertahanan, disamping untuk tempat upacara kematian, pernikahan, dan kegiatan keagamaan lainnya.
Masjid Pathok Negara dibangun sekitar tahun 1723 – 1819, dimana empat Masjid Pathok Negara dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I, sedangkan untuk Masjid Wonokromo dibangun pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono IV (walaupun rencana pembangunan masjid ini sudah ada sejak masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I). Dan khusus untuk Masjid Wonokromo ini tidak dipimpin oleh seorang Pathok Negara.
Masjid Pathok Negara terletak di luar Kutanagara, yaitu di wilayah Negara Agung (antara 5 – 10 km dari Kutanagara/pusat pemerintahan). Letaknya adalah sebagai berikut:
- Selatan: Masjid Dongkelan (Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul) dan Masjid Wonokromo (Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul)
- Timur: Masjid Babadan (Kecamatan Banguntapan Kabupaten Bantul)
- Utara: Masjid Ploso Kuning (Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman)
- Barat: Masjid Mlangi (Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman)
Sumber: Pengantar Masjid Pathok Negara, Ruang Klasik dan Peninggalan Islam Museum Sonobudoyo Yogyakarta (disarikan dari: Widyastuti, “Fungsi, Latar Belakang, Pendiri dan Peranan Masjid-Masjid Pathok Negara di Kasultanan Yogyakarta”, Skripsi Fakultas Sastra UGM Yogyakarta, 1995)
Tampak pada gambar adalah Masjid Wonokromo (tampak dari depan) diambil pada 19 April 2006 by Menul.
