Masih tentang pola batik, berikut ini adalah contoh-contoh pola batik yang non geometris. Baris atas, dari kiri ke kanan, Peksi Dares (dalam bahasa Indonesia, peksi artinya burung. Kalo dares apa yach?! Aku ngga tau hehehe…). Selanjutnya adalah Imo Krenda ‘n Kelengan. Trus di baris bawah, dari kiri ke kanan: Jago Cirebonan (ini motif batik Cirebon. Setauku, batik ada yang dari Pekalongan, Yogyakarta, Surakarta/Solo, Cirebon, Lasem). Di sebelah Jago ada Semen Gurdho, trus Kapal Api (bisa dilihat khan bentuk kapalnya?! Itu yang di bagian atas itu lohh). Tentunya masih banyak lagi pola-pola yang lain, selain yang disebutin di atas. Memang bangsaku adalah bangsa yang kreatif… (iklan Tolak Angin hehehe…)
Pages
Archives
-
Recent Posts
-
Recent Comments
pupukair on Tips Merawat Anggrek izun on Tips Merawat Anggrek Osben on Tips Merawat Anggrek intan_cute on Batik: Geometric Motif ekofuji on Tour de Temple: Sari Temp… -
Top Posts
- Tips Merawat Anggrek
- Batik: Geometric Motif
- Tour de Museum: Sonobudoyo - Ruang Prasejarah
- Batik: Non Geometric Motif
- Museum Sonobudoyo: Tempat Arca
- Benteng Vredeburg: Masa Penjajahan Jepang
- Batik: the Process of Making Written Batik
- Tour de Museum: Sonobudoyo - Ruang Klasik & Peninggalan Islam
- Museum Sonobudoyo: Ruang Wayang
- Museum Sonobudoyo: Ruang Topeng
-
Top Clicks
a
Category Cloud
Tags
