Dari Ruang Prasejarah, menuju ke Ruang Klasik dan Peninggalan Islam. Di ruangan ini dipamerkan beraneka ragam benda yang masuk dalam periode klasik hingga periode masuknya agama Islam di Jawa. Koleksi yang dipamerkan antara lain:
-
Peta situs klasik, merupakan peta dari situs periode klasik yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta
-
Replika prasasti
-
Cincin stempel
-
Patung Kepala Dewa (dengan sepuhan emas)
-
Pantheon Budha, berupa arca-arca dewa dalam agama Budha: Dhyani Budha Aksobhya (penguasa arah Timur), Dhyani Budha Amogasidhi (penguasa arah Utara), Dhyani Budha Ratnasambawa (penguasa arah Selatan) dan Dhyani Budha Bodhisatwa.
-
Artefak pantheon Hindu: arca Acala Manahadaraja, Dewi Sri (di Jawa dikenal sebagai dewi padi), Dewa Kuwera (merupakan dewa kekayaan), Ganesha (dewa ilmu pengetahuan)
-
Berbagai peralatan upacara keagamaan: Kakhara (hiasan tongkat pendeta), Genta/bel dan hiasan puncak genta, Tablet (berisi mantera-mantera) dan Cermin.
-
Alat-alat kesenian seperti bonang, kempyang, kemanak, milalang.
-
Zodiak beker, yang menunjukkan bahwa pada masa itu telah ada pengetahuan tentang astronomi.
-
Prasasti Taragal yang bertahun 802 Caka atau 880 M, yang menunjukkan bahwa pada masa itu sudah ada pengenalan waktu.
-
Timbangan emas dan perlengkapan pandhe emas
-
Wadah makanan dan minuman
-
Perhiasan
-
Berbagai jenis mata uang dan cetakan uang logam Cina
-
Kitab Al Qur’an yang ditulis tangan serta keterangan mengenai Masjid Pathok Negoro
-
Naskah lontar huruf Jawa
-
Keramik, yang digunakan dalam perdagangan dan dapat menunjukkan status sosial pemiliknya
-
Kalamudheng dan Dakon, untuk memperhitungkan waktu dalam astrologi
-
Kaligrafi Islam
- dll
Keterangan gambar: patung Kepala Dewa, yang kuning-kuning itu emas lho… dah pada ngelothok, by Menul
