Tour de Temple: Gebang Temple
October 31, 2007 by cjoeniani
Minggu 5 Maret 2006 10.09 WIB
Untuk ke-2 kalinya aku ‘n my best friend, Menul, ngadain Tour de Temple. Yang pertama kali (aku lupa tepatnya), aku lom kepikiran untuk nge-record semua hal yang ada kaitannya ma Tour de Temple tsb. Ngga ada catatan tentang perjalanan dsb, tapi untungnya sempet photo-photo walaupun ngga banyak. Nyesel juga sich, kenapa ngga dari dulu ide untuk mencatat semua hal tentang candi-candi yang kami kunjungi muncul di pikiran kami. Padahal khan lumayan juga tu, itung-itung sekalian belajar sejarah.
Nha kali ini aku ngga mo ngulang kesalahan yang sama, dengan modal kamera pinjaman (punya kk) dan alat tulis (notes plus ballpoint), berangkat dech ke sasaran pertama, Candi Gebang. Kebetulan lagi bete di kost, daripada jalan-jalan yang ngga jelas juntrungannya mendingan jalan-jalan ke candi. Candi Gebang dipilih sebagai tujuan pertama karena waktu Tour de Temple I kami lom sempat ngunjungi candi ini. Padahal tempatnya ngga jauh-jauh amat, tepatnya di Desa Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (tuch komplet khan…!)
Ini sekilas info yang aku dapat (dari papan petunjuk) tentang Candi Gebang, simak aja… (kalo tertarik sich!). Candi ini pertama kali ditemukan oleh penduduk setempat pada bulan November 1936, berupa sebuah arca Ganesha. Setelah diteliti oleh Dinas Purbakala ternyata arca ini merupakan suatu bagian dari keseluruhan bangunan candi (yang waktu ditemukan/dilakukan penggalian, berupa reruntuhan bangunan terdiri dari atap candi, sebagian tubuh candi dan sebagian kaki yang masih utuh). Setelah dilakukan susunan percobaan, kemudian dilakukan rekonstruksi pada th. 1937 - 1939 dibawah pimpinan Prof. Ir. F.R. Van Romondt.
Bentuk bangunan candi berupa bujur sangkar dengan dimensi 5,25 x 5,25 m, tinggi 7,75 m. Candi ini tidak mempunyai tangga masuk (diduga candi ini dibangun tidak untuk dimasuki), atau mungkin tangga masuk tsb terbuat dari bahan lain yang mudah rusak (bukan batu), sehingga tidak pernah ditemukan, justru hal ini menjadi salah satu keistimewaan dari Candi Gebang. Keistimewaan lain yaitu titik pusat candi bertepatan dengan titik pusat halaman candi. Di dalam tubuh candi terdapat bilik dengan arah hadap ke Timur, yang didalamnya terdapat Yoni (waktu aku lihat, tu Yoni ngga ada, mungkin dah dipindah ke tempat yang aman, atau diamankan oleh orang yang ngga bertanggung-jawab). Di kanan kiri pintu masuk terdapat relung yang berisi arca Narahiswara (aku ngga yakin ini arca asli, abis kaya’nya meragukan sich. Bagian kepala hilang, dan kelihatan ada besinya, disamping itu warna batuannya juga beda ma batuan candi yang asli), trus relung satunya harusnya berisi arca Mahakala (tapi arca tsb ngga ada ditempatnya, ngumpet kali…). Relung sisi Utara dan Selatan dalam keadaan kosong, dan di sebelah Barat terdapat relung yang berisi arca Ganesha. Pada bagian puncak terdapat Lingga (berbentuk silinder) yang berada di atas hamparan seroja. Di halaman ditemukan lingga semu yang berada di ke-4 sudutnya.
Latar belakang pendirian Candi Gebang belum diketahui secara pasti, yang jelas candi ini berupa candi Hindu (diketahui dari adanya lingga, yoni dan arca Ganesha) dan kemungkinan didirikan oleh salah seorang raja dari Wangsa Sanjaya. Berdasarkan bentuk kaki candi dengan proporsi tinggi serta bangunan candi yang tanpa relief (polos), menunjukkan candi ini berasal dari periode yang tua kurang lebih 730 - 800 M.
Demikian sekilas laporan perjalanan (Tour de Temple II - Candi Gebang). Moga aja ada manfaatnya, paling ngga buat aku sendiri gitu lohhh… jadi bertambah pengetahuannya, khususnya pengetahuan Sejarah. Sebenernya abis dari Candi Gebang, kami mo lanjutin lagi ke candi-candi yang lain, tapi cuaca kurang mendukung (mendung, malah dah mulai gerimis), jadi kami putusin untuk menunda dulu. Mungkin lain waktu (Insyaallah…) dilanjut lagi, soalnya banyak juga candi ataupun tempat-tempat bersejarah lainnya yang belum sempat kami kunjungi. Ciaooo…!!!
Special thanks to papan informasi yang udah memberikan begitu banyak informasi mengenai Candi Gebang ini. Yakin dech, kalo ngga ada ni papan, aku juga ngga tau apa-apa tentang ni candi. Soalnya waktu dulu masih sekolah ngga ada pelajaran yang ngejelasin tentang candi-candi (secara mendetail) sich (aku ngga tau kalo sekarang ada ngga’ ya?!).
Gambar: Candi Gebang, by Menul (-hak cipta dilindungi-)
